Hallo Petis Lovers…

Tanggal 27 Maret – 9 April 2017 TPY terundang untuk ikut event kuliner di salah satu Mal nge-hits di bilangan Jakarta Utara yaitu Emporium Pluit Mall. Namanya Pameran Kuliner Kampung Halaman yang menghadirkan beragam kuliner tradisional berbagai daerah. Sebelum event ini diadakan saya survey kondisi Mal 2 minggu sebelumnya karena memang lokasinya cukup jauh dari lokasi kami dan periode eventnya cukup lama yaitu 2 minggu. Ternyata Mal nya emang ramai khususnya di area foodcourt dan resto. Jadi ya Insya Allah optimis deh bakal ramai.

Berdasarkan info dari penyelenggara, ini adalah event kuliner indoor yang pertama kali diadakan di Lobby Atrium nya. Jadi pihak Mall menerapkan persyaratan yang sangat ketat demi keamanan. Para tenant wajib menyediakan APAR (Alat Pemadam Kebakaran) dan tabung gas yang digunakan wajib memakai Bright Gas (tabung gas jenis terbaru dari Pertamina yang sudah mengaplikasikan teknologi double jacket untuk antisipasi kebocoran gas).

Tak terhitung sudah kami mengikuti berbagai event kuliner, tapi rasanya kami belum pernah mengikuti event kuliner di daerah Pluit. Dan belum ada outlet kami di sekitar area ini. Saya tidak tahu bagaimana penerimaan konsumen terhadap produk kami. Secara demografis, area Pluit banyak dihuni oleh masyarakat etnis Tionghoa, yang seharusnya tidak asing lagi dengan makanan Lumpia, salah satu produk andalan kami. Dari asal-usulnya pun Lumpia Semarang pertama kali diperkenalkan oleh pasangan Tjoa Thae Joe-Wasi, yang diteruskan hingga kini oleh anak cucunya di Semarang.

Dan… Alhamdulillah optimisme kami berbuah manis. Antusiasme para pengunjung Mal membludak khususnya di booth TPY. Banyaknya pengunjung yang berjubel didepan booth kami membuat pihak panitia terpaksa memasang rantai pembatas antrian agar pembeli dapat tertib mengantri. Khususnya disaat weekend, pembeli sudah datang dipagi hari saat Mal baru buka, dan semakin siang semakin ramai, terus hingga malam hari. Riuhnya suara tahu segar dimasukkan ke penggorengan dan aroma tahu goreng memenuhi Atrium membuat semakin banyak pengunjung penasaran dan ingin ikut mencoba.

Disela kesibukan malayani pembeli, saya sempat melakukan questionnaire sampling. Ternyata sudah cukup banyak konsumen yang tahu produk TPY, namun ada banyak juga pengunjung yang bertanya, ini produk apa, yang hitam-hitam itu apa, outletnya ada dimana saja, bisa delivery gak, dan lain sebagainya. Jadi di event ini kami jadi punya kesempatan untuk melakukan edukasi dan memperkenalkan produk kami.

Terima kasih kami ucapkan untuk pihak Mall dan event organizer yang telah mengadakan acara ini. Baik pihak tenant dan pengunjung sangat dimudahkan. Everything is well managed.

Semoga kehadiran TPY di event ini bisa lebih memperkenalkan kuliner tradisional khas Semarang khususnya di Jakarta Utara…

Thank you visitors…. let the pictures speak to themselves.

 

 

 

 


Wieke

Wieke merintis bisnis kulinernya sejak tahun 2006, dan saat ini Tahu Petis Yudhistira telah menjadi jaringan retail jajanan khas Semarang yang tersebar di Jakarta, Bekasi, Tangerang, Semarang, dan Balikpapan.


Please share:
Facebooktwittergoogle_pluspinterestlinkedinmail