Pertengahan Maret lalu kami mendapat kunjungan seru dari para Mom Bloggers yang tergabung dalam komunitas Blogger Gandjel Rel Semarang dan Komunitas Ibu-ibu Doyan Nulis (IIDN) Semarang.

Pertemuan yang terhitung singkat hanya sekitar 2 jam namun sangat berkesan bagi kami. Para Mom Blogger ini asyik menyimak kisah perjalanan usaha Tahu Petis Yudhistira mulai dari gerobak sederhana di tahun 2006 hingga perkembangannya sampai sekarang.

Dan yang membuat kami terharu adalah tulisan-tulisan berikut yang mereka tuangkan seputar perjalanan usaha kami.

http://arinda-shafa.blogspot.co.id/2016/03/tahu-petis-yudhistira-kuliner-kakilima.html?m=1

http://www.arinamabruroh.com/2016/03/kisah-dibalik-gurihnya-tahu-petis.html

http://www.hidayah-art.com/2016/03/tahu-petis-yudhistira-taste-of-heritage.html

http://www.bundafinaufara.com/2016/03/tahu-petis-yudhistira-kuliner-kaki-lima.html#.VvKMWraZaX4.twitter

Terima kasih banyak Mba Rahmi Aziza sang Mom Blogger senior yang telah menelurkan hasil karya nge-hits nya Komik “Mak Irits”, sudah berkenan mengkoordinir para Mom Blogger di pertemuan kali ini. Senang sekali bisa menambah teman dan menyambung tali silaturahmi yang baru. Sukses selalu yaaa :))

 

(Photo courtesy of Hidayah Art blog)

 

Sebelumnya kami pernah mendapat kunjungan pertama kali di awal-awal pembukaan Tahu Petis Yudhistira di Semarang yang diarrange atas kebaikan Uda Abie Yudie dari Komunitas Eazy Travel Blogger.

Dan saat event Festival Cap Gomeh di Kondominium Taman Anggrek kemarin Uda Abie sudah menyempatkan mampir dan icip-icip produk dari Tahu Petis Yudhistira.

Berikut tulisan Uda: http://hellosemarang.com/1-dekade-bermesraan-dengan-tahu-petis-semarang/

Terima kasih atas tulisannya Uda. Sukses selalu untukmu :))

Wieke

Wieke merintis bisnis kulinernya sejak tahun 2006, dan saat ini Tahu Petis Yudhistira telah menjadi jaringan retail jajanan khas Semarang yang tersebar di Jakarta, Bekasi, Tangerang, Semarang, dan Balikpapan.


Please share:
Facebooktwittergoogle_pluspinterestlinkedinmail